Suspek Cacar Monyet Sudah Muncul di Jawa Tengah, Kenali Gejala-gejalanya

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 21:22 WIB
Suspek Cacar Monyet Sudah Muncul di Jawa Tengah, Kenali Gejala-gejalanya (IStockphoto dan jateng.prov.id)
Suspek Cacar Monyet Sudah Muncul di Jawa Tengah, Kenali Gejala-gejalanya (IStockphoto dan jateng.prov.id)

URBANBANDUNG – Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa ada seorang pasien berstatus suspek Cacar Monyet di Jawa Tengah belum dapat dipastikan apakah terjangkit virus Cacar Monyet hingga saat ini.

"Untuk pemeriksaan lebih lanjut dan memastikan Cacar Monyet atau bukan, akan dilakukan pemeriksaan laboratorium PCR untuk memastikannya," kata Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril saat dikonfirmasi di Jakarta, pada Rabu, 3 Agustus 2022.

Diketahui juga, pasien seorang laki-laki yang berusia 55 tahun yang tidak pernah memiliki riwayat perjalanan luar negeri.

Baca Juga: Bharada E Tersangka Pembunuhan Brigadir J Dijerat Pasal 338 KUHP, Ini Isinya

Pasien Pria yang berstatus suspek Cacar Monyet tersebut, saat ini sedang menjalani perawatan di ruang isolasi salah satu RS swasta yang berada di Jawa Tengah untuk proses penyembuhannya.

Menurutnya, penyakit tersebut bisa jadi cacar biasa atau penyakit lainnya.

Namun, untuk mencegah penyebaran Cacar Monyet seperti pada suspek Cacar Monyet di Jawa Tengah, ada beberapa gejala-gejala Cacar Monyet yang harus diwaspadai.

Gejala Cacar Monyet mirip dengan cacar lain, tetapi lebih ringan. Perbedaan utama antara Gejala Cacar biasa dan Cacar Monyet adalah bahwa Cacar Monyet menyebabkan kelenjar getah bening membengkak (limfadenopati) sedangkan cacar biasa tidak.

Baca Juga: Titik Terang Kasus Penembakan Brigadir J, Polri tetapkan Bharada E Sebagai Tersangka

Gejala Cacar Monyet biasanya muncul dalam 7 sampai 14 hari ke depan, tetapi juga dapat berkisar antara 5 sampai 21 hari setelah terinfeksi Cacar Monyet tersebut.

Berikut adalah beberapa gejala-gejala Cacar Monyet yang perlu diperhatikan oleh masyarakat:

1. Demam
2. Sakit kepala
3. Nyeri otot
4. Sakit punggung
5. Pembengkakan kelenjar getah bening
6. Panas dingin
7. Kelelahan

Kemudian dalam 1 sampai 3 hari setelah demam, pasien juga akan mengalami ruam-ruam. Dimulai dari wajah lalu menyebar ke seluruh bagian tubuh lain.

Baca Juga: Perang antara Rusia dan Ukraina Telah Memasuki Hari ke-159 Hingga Berlanjut Sampai Hari Ini

Ruam terdiri dari lesi yang berkembang dalam urutan berikut ini:
  • Makula, atau lesi berubah warna datar
  • Papula atau lesi yang sedikit terangkat
  • Vesikel atau benjolan dengan cairan bening
  • Pustula atau benjolan dengan cairan kekuningan
  • Keropeng
Lesi akan menghilang setelah mengering. Gejala Cacar Monyet, umumnya berlangsung 2 hingga 4 minggu dan hilang tanpa pengobatan seperti suspek Cacar Monyet di Jawa Tengah

Dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga menghimbau dan berharap kepada pemerintah pusat untuk menjaga ketat pintu masuk ke Indonesia.
 
Upaya tersebut diperlukan karena untuk mengantisipasi dari wabah Cacar Monyet tersebut yang muncul dari sejumlah negara-negara asing.
 
Baca Juga: Cheese In the Trap, Drakor Anak Kuliahan yang Cukup Realistis

Menurut Ganjar, pasien yang suspek Cacar Monyet tersebut dalam pantauan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.
 
Ganjar menegaskan juga, pasien tersebut statusnya bergejala namun belum dapat dipastikan apakah positif Cacar Monyet atau tidak.

“Kita belum berani menentukan apakah itu monkeypox atau bukan, tapi kita lagi pantau,” ujar Ganjar.

Mantan anggota DPR tersebut mengatakan bahwa, sebelumnya juga ditemukan kasus yang serupa.
 
Pasien dengan gejala mirip Monkeypox ini. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan hasilnya negatif.
 
Baca Juga: Pada ASEAN Para Games 2022, Atletik Sumbang Medali Emas Terbanyak

“Dulu pernah ada yang masuk ke kami, saya sudah cek tapi hasil lab pemeriksaan terakhirnya bukan, alhamdulillah,” tutur Ganjar.

Namun demikian, Ganjar Pranowo meminta agar seluruh komponen-komponen masyarakat harus tetap waspada.
 
Beliau juga berharap pemerintah pusat memperketat pintu masuk ke Indonesia, mengingat asal wabah ini dari luar negara.

“Kami meminta, karena ini pasti ada pengaruh dari luar, maka pintu masuk Indonesia masih butuh pengetatan-pengetatan dan checking menggunakan banyak peralatan agar kita bisa aman,” tegasnya.

Ganjar Pranowo mengimbau kepada masyarakat Indonesia khususnya yang berada di Jawa Tengah, untuk tidak panik dan menjaga pola hidup sehat dan protokol kesehatan, kata Ganjar, wajib dilakukan atas kesadaran masing-masing.***
 

Editor: Nadiza Nur Arsy Mosa

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Dukun Mbah Dargo, Dapat Karma Menjelang Ajal

Minggu, 25 September 2022 | 22:00 WIB

Terjadi Penyerangan Di Angkot, Terdapat 2 Korban

Jumat, 23 September 2022 | 09:52 WIB
X