Bharada E Tak Hanya Dipaksa Membunuh Brigadir J, Tetapi Ada Hal Lain Juga

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 21:36 WIB
Bharada E Tak Hanya Dipaksa Membunuh Brigadir J (situs indeks news)
Bharada E Tak Hanya Dipaksa Membunuh Brigadir J (situs indeks news)

 

URBANBANDUNG - Kasus tewasnya Brigadir J kini benar-benar jadi sorotan pihak aparat Pemerintah hingga masyarakat biasa.
 
Hal ini dikarenakan ini merupakan kasus tak biasa yang dimana terjadi pada anggota kepolisian.
 
Namun kini telah muncul fakta terbaru tentang kasus ini yang dimana telah dibongkar oleh Bharada E.
 
Terbaru fakta terungkap bahwa Bharada E tidak hanya dipaksa untuk membunuh Brigadir J di TKP.
 
 
Hal ini disebutkan Bharada E kepada pengacara barunya yaitu Deolipa Yumara.
 
Sebagai informasi bahwa sebelumnya yang menjadi pengacara Bharada E adalah Andreas Nahot Silitonga.
 
Namun jelang beberapa hari kemudian Andreas Nahot Silitonga itu mengundurkan menjadi pengacaranya. Kemudian Deolipa Yumara menjadi pengacara Bharada E sebagai pengacara barunya.
 
Ketika Bharada E sudah ditetapkan tersangka oleh kepolisian, ia langsung berada di tahanan. Dan saat di tahanan Deolipa Yumara sempat berbincang dengan Bharada E, hal ini dilansir berdasarkan unggahan kanal Youtube Kompas TV. 
 
 
Deolipa Yumara menyebutkan bahwa Bharada E merasa tertekan karena turut dipinta untuk pembuatan skenario dalam kasus terbunuhnya Brigadir J.
 
Berikut adalah kutipan pengacara baru Bharada E.
 
"Yah tekanan ini kan termasuk permintaan pembuatan skenario," pungkas Deolipa Yumara, hari Senin, 8 Agustus 2022.
 
Deolipa Yumara juga sempat berbincang dengan Bharada E, bahwa Bharada E mengungkapkan apa kejadian yang sebenarnya terjadi. Dalam kutipannya sebagai berikut.
 
"Seolah-olah kejadiannya begini, padahal dalam kenyataannya kejadiannya tidak begini tapi begitu," imbuhnya.
 
 
Ia menuturkan bahwa Bharada E tertekan atas kejadian tersebut.
 
"Dia berubah dari posisi tekanan,harus berbuat begini begini," tuturnya.
 
Deolipa Yumara menuturkan kalau Bharada E harus menceritakan apa adanya sehingga ada perubahan.
 
"Dia harus bercerita apa adanya, jadi ada perubahan," kata Deolipa.
 
Dalam pernyataan Deolipa Yumara, Bharada E turut menceritakan hal lain pada Deolipa Yumara. 
 
 
"Skenario terdahulu kan cerita omong kosong sebenarnya, omong kosong seolah olah tembak", ujar Deolipa.
 
"Dia sudah mengakui itu, tapi skenarionya nggak begitu tidak seperti terdahulu," jelasnya.
 
Kini Bharada E meminta perlindungan LPSK dan publik tengah menunggu bagaimana nasib selanjutnya Bharada E setelah ia ditahan.
 
Sebagai informasi, Bharada E atau Bharada Richard Eliezer juga menuliskan surat yang ditujukan kepada Almarhum Brigadir J. Yang dimana surat tersebut berisi sebagai berikut : 
 
Dalam surat tersebut, Bharada E mengucapkan bahwa ia berbelasungkawa atas kejadian meninggalnya Brigadir J.
 
 
Surat tersebut ditulis langsung oleh Bharada E yang dituangkan ke dalam selembar kertas pada Minggu, 7 Agustus 2022, pukul 01.24 WIB.
 
Berikut adalah isi surat Bharada E yang ditujukan kepada keluarga Brigadir J yang dimana dibacakan oleh Deolipa Yumara sebagai informasi kepada publik saat wawancaranya dengan beberapa siaran berita TV :
 
"Saya Bharada E mengucapkan turut berbelasungkawa atas kejadian ini.
 
Buat Bapak, Ibu, dan Reza (keluarga Bang Yos) sekali lagi saya mengucapkan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya.
 
Tuhan Yesus selalu menguatkan Bapak, Ibu, Reza, serta keluarga Bang Yos.
 
 
7 Agustus 2022, jam 1.24 WIB pagi. Tanda tangan. Richard."
 
Deolipa Yumara juga menginformasikan, bahwa dalam tulisan surat Bharada E itu mengungkapan bahwa Bharada E juga menitipkan pesan permintaan maaf kepada keluarga Brigadir J.
 
Surat tersebut rencananya akan dikirimkan kepada keluarga Brigadir J apabila pihak keluarga tersebut berkenan.
 
"Bisa kita kirimkan jika keluarga berkenan," ujar Deolipa.
 
Menurut Deolipa, Bharada E tidak mempunyai motif apapun dalam kasus terbunuhnya Brigadir J ini.
 
 
"Intinya dia meminta maaf karena sebenarnya ini bukan kehendak beliau."
 
"Beliau juga nggak punya motif apa-apa untuk melakukan apa-apa juga dalam perkara pidana", tutur Deolipa.
 
"Nggak ada motif di dianya," kata Deolipa Yumara.
 
Diketahui Bharada E ini masih akan diperiksa lebih lanjut oleh pihak penyidik untuk mengungkap fakta kasus terbunuhnya Brigadir J ini.***

Editor: Nadiza Nur Arsy Mosa

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Dukun Mbah Dargo, Dapat Karma Menjelang Ajal

Minggu, 25 September 2022 | 22:00 WIB

Terjadi Penyerangan Di Angkot, Terdapat 2 Korban

Jumat, 23 September 2022 | 09:52 WIB
X