Bos Indofood Bantah Isu Harga Mie Instan Akan Naik 3 Kali Lipat

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 21:46 WIB
Bos Indofood Bantah Isu Harga Mie Instan  Akan Naik 3 Kali Lipat (situs republika)
Bos Indofood Bantah Isu Harga Mie Instan Akan Naik 3 Kali Lipat (situs republika)

URBANBANDUNG - Belakangan ini ada isu bahwa harga mie instan akan naik 3 kali lipat. Namun Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk yaitu Franciscus Welirang membantah isu tersebut terkait harga mie instan akan naik 3 kali lipat yang disebabkan naiknya harga gandum yang disebabkan oleh dampak perang Rusia-Ukraina.
 
Karena menurut dia, bahan pembuatan mie instan yang berasal dari tepung terigu tidak 100 persen berasal dari bahan baku gandum. Maka dari itu, bos Indofood tersebut menyebutkan bahwa kenaikan harga gandum tidak akan membuat harga mie instan menjadi naik 3 kali lipat.
 
 
"Mie instan itu kan bukan hanya terigu, komponen terigunya juga tidak besar-besar amat," hal ini dikutip dari situs kompas.
 
Ia juga mengaitkan hal ini dengan contoh harga cabe yang naik tinggi tidak membuat harga mie instan naik, walaupun dalam proses pembuatan mie ada cabe. 
 
"Coba cabai kemarin naik tinggi, emang harga mi ikut naik? Padahal kan ada cabai dalam proses pembuatannya. Terus pas harga minyak goreng naik, mi emang naik kan tidak. Jadi memang enggak begitu berdampaklah," imbuh Franciscus.
 
 
Franciscus yang juga menjabat selaku Ketua Umum Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) juga menuturkan, sejauh ini belum ada anggotanya yang mengeluhkan tersendatnya distribusi gandum dalam produksi mie instan.
 
"Masih aman-aman saja, masih lancar. Belum ada keluhan tuh sampai sekarang," pungkas dia menjelaskan.
 
Sebagai informasi, dikabarkan sebelumnya bahwa Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan harga mi instan bakal naik 3 kali lipat lantaran naiknya harga gandum yang disebabkan oleh dampak perang Rusia-Ukraina.
 
Syahrul Yasin memaparkan, saat ini terhitung kurang lebih 180 juta ton gandum di Ukraina tidak bisa keluar dari negara itu. Ia juga menuturkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang bergantung pada impor gandum.
 
 
Menteri Pertanian (Mentan) menyebutkan :
 
"Jadi hati-hati yang makan mie banyak dari gandum, besok harganya (naik) 3 kali lipat itu. Maafkan saya, saya bicara ekstrem saja ini," 
 
Hal ini disampaikan Mentan yang dikutip urbanbandung dari beberapa sumber, di webinar Strategi Penerapan GAP Tanaman Pangan Memacu Produksi Guna Antisipasi Krisis Pangan Global, hari Senin, 8 Agustus 2022.
 
Mentan juga menambahkan, ketersediaan gandum dunia saat ini sebetulnya ada, tetapi karena terdapat konflik global hal ini membuat masalah pada rantai pasok gandim sehingga berimplikasi pada harga gandum yang menjadi lebih mahal.
 
 
"Ada gandumnya, tetapi harganya akan mahal bangat, sementara kita impor terus ini, kalau saya jelas tidak setuju, apapun kita makan saja, seperti singkong, sorgum, sagu," kata Mentan dalam webinar terkait kabar harga mie instan akan naik tersebut.***

Editor: Nadiza Nur Arsy Mosa

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Dukun Mbah Dargo, Dapat Karma Menjelang Ajal

Minggu, 25 September 2022 | 22:00 WIB

Terjadi Penyerangan Di Angkot, Terdapat 2 Korban

Jumat, 23 September 2022 | 09:52 WIB
X